Jembatan Gantung Kerung Baru di Lahat Selatan Lapuk dan Membahayakan, Warga Harap Masuk Program Prioritas Pemkab,

 


TNC GROUP SITE WEB. ID|LAHAT — Akses utama warga Desa Kerung Baru, Kecamatan Lahat Selatan, Kabupaten Lahat kini dalam kondisi memprihatinkan. Jembatan gantung yang menghubungkan permukiman dengan jalan menuju sekolah, pasar, dan puskesmas itu kondisinya lapuk dan dinilai membahayakan keselamatan.9/8/2026


Pantauan di lapangan menunjukkan konstruksi jembatan masih didominasi papan kayu dan bambu. Sebagian papan sudah keropos, berlubang, dan licin saat hujan. Tali sling terlihat kendor dan berkarat. Belum ada pegangan tangan yang memadai. Saat dilintasi 2-3 orang bersamaan, jembatan bergoyang cukup kuat.


“Anak-anak takut lewat saat mau sekolah dan ngaji. Ibu-ibu harus memikul hasil kebun karena motor tidak bisa lewat. Kalau ada yang sakit, ke puskesmas jadi terhambat dan berbahaya,” ujar salah seorang warga kepada media ini.


Masalah bertambah saat musim hujan. Arus sungai naik dan badan jembatan sering terendam, sehingga warga sama sekali tidak bisa melintas.


Bagi warga Kerung Baru, jembatan ini bukan sekadar penghubung. Ini jalur utama untuk tiga hal, sekolah, bekerja, dan berobat. 


Setiap pagi anak-anak harus menyeberang dengan was-was. Ibu-ibu harus berjalan kaki sambil memikul hasil kebun dalam jumlah besar karena kendaraan roda dua tidak bisa melintas. Warga yang sakit juga harus menempuh risiko lebih besar untuk mendapat penanganan di puskesmas.

Kami tidak minta muluk-muluk. Kami hanya minta akses yang aman,” kata warga lainnya.


"Warga mencontohkan program “Jembatan Garuda” yang digagas TNI Kodim 0405/Lahat. Program itu sudah terealisasi di Desa Muara Empayang, Kecamatan Kikim Timur, dan sempat dilakukan peninjauan di Desa Gunung Karto.


“Kami lihat Pemkab dan Kodim sudah bantu Muara Empayang. Kami berharap Kerung Baru juga diperhatikan,” harap warga.


Warga berharap Pemerintah Kabupaten Lahat di bawah kepemimpinan Bupati Bursah Zarnubi S.E segera memasukkan perbaikan Jembatan Gantung Kerung Baru ke dalam program prioritas pembangunan infrastruktur desa.


Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Pemkab Lahat terkait rencana penanganan jembatan tersebut. 


Warga menegaskan, perbaikan jembatan sangat mendesak demi keselamatan anak sekolah, kelancaran ekonomi, dan akses layanan kesehatan.



Redaksi / Suhaimi

0 Komentar