TNC GROUP SITE.WEB.ID || JAYAPURA, 20 Juli 2026 – Dewan Pembina Dewan Pimpinan Wilayah Tani Merdeka Indonesia (TMI) Provinsi Papua, Pdt. David Harold Waromi, S.M.Th, melaksanakan konsolidasi dengan Keluarga Number di Dusun Suskun guna memastikan ketersediaan lahan untuk penanaman jarak iri (Jatropha curcas). Tanaman ini kini dikembangkan sebagai bahan baku utama pembuatan bioavtur, yaitu bahan bakar minyak (BBM) pesawat berbasis energi terbarukan.
Kegiatan yang berlangsung di lokasi dusun tersebut berjalan lancar dan disambut antusiasme tinggi oleh seluruh anggota keluarga. Kepala Dusun sekaligus sesepuh Keluarga Number menyatakan kesiapan penuh pelaksanaan tanpa penundaan. "Kami tidak perlu disuruh atau menunggu lagi. Kami sepakat membuka lahan demi peningkatan kesejahteraan keluarga dan terobosan pertanian terpadu," ujarnya dengan tegas.
Dalam kesempatan tersebut, kesepakatan kerja sama secara resmi disahkan, dengan penetapan satu hektar lahan sebagai lokasi utama pembangunan demplot edukasi dan wisata pertanian terpadu. Langkah ini dinilai sejalan dengan semangat ekonomi kerakyatan yang digaungkan Presiden Prabowo Subianto, serta membuka peluang pengembangan pariwisata Papua yang berbasis pada kearifan lokal.
Pdt. David Harold Waromi menyampaikan harapannya agar seluruh warga Papua, khususnya di Jayapura, berani bergerak maju. "Kami ingin warga Papua, khususnya Jayapura, berani bergerak maju. Menarik wisatawan dengan kemasan budaya adat, nilai keagamaan, sekaligus membuka pasar bagi produk UMKM lokal. Ini juga menjadi keunggulan TMI Papua dalam memadukan pertanian modern, pariwisata, dan kearifan lokal," tegasnya.
Dukungan senada juga disampaikan oleh Kepala Dusun Number. "Saya dukung penuh pemanfaatan lahan sesuai target ekonomi sirkuler yang menguntungkan rakyat kecil. Ini bukan sekadar rencana, tapi langkah nyata mendorong kemajuan desa," ujarnya.
Sebagai tindak lanjut, Pdt. David Harold Waromi menyerahkan undangan konsolidasi lanjutan yang akan digelar pada Selasa, 21 Juli 2026 di Aula Gereja setempat. Acara tersebut direncanakan dihadiri oleh Keluarga Besar Ambaei serta jajaran DPW dan DPD TMI se-Papua. "Antusiasme masyarakat melebihi perkiraan, hingga aula diperkirakan tidak cukup menampung seluruh peserta yang mendaftar," tutupnya.
Dengan adanya program penanaman jarak iri ini, diharapkan terjadi peningkatan ekonomi masyarakat sekitar melalui integrasi pertanian, pariwisata, dan pengembangan bioenergi yang berkelanjutan di tanah Papua. ( Kikie )
0 Komentar