DMI Cengkareng Selenggarakan Silaturahmi DKM Se-Cengkareng dihadiri oleh Ketua DMI DKI, LAZIS DMI DKI dan BPJS Ketenagakerjaan Cengkareng.

TNC GROUP SITE.WEB.ID || Jakarta Barat – Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) masjid dan musala se-Kecamatan Cengkareng menggelar kegiatan Silaturahmi bersama Dewan Masjid Indonesia (DMI) Cabang Cengkareng, Minggu (19/7), di Aula Yayasan Daarul Muttaqin, Kompleks Depag, Kelurahan Kedaung Kali Angke.

Kegiatan tersebut dihadiri para pengurus DKM masjid dan musala se-Kecamatan Cengkareng, petugas pemulasaraan jenazah, pengurus DMI tingkat cabang dan ranting, Ketua DMI Provinsi DKI Jakarta KH Makmun Al Ayyubi, perwakilan BPJS Ketenagakerjaan Cengkareng, serta LAZIS DMI DKI Jakarta.

Dalam sambutannya, Ketua DMI Provinsi DKI Jakarta KH Makmun Al Ayyubi mengajak seluruh pengurus DMI untuk terus memperkuat kebersamaan dan semangat gotong royong dalam menjalankan organisasi.

"Bangun kebersamaan, kompak seiring sejalan. Tidak ada pekerjaan yang tidak bisa diatasi apabila kita mau bekerja sama. Bukan hanya kerja sama, tetapi harus sama-sama bekerja," pesannya.

Ia juga menekankan pentingnya menerapkan prinsip 3S, yakni Santai, Serius, dan Selesai, agar roda organisasi dapat berjalan sesuai aturan dan mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

Pada kesempatan tersebut, BPJS Ketenagakerjaan Cengkareng menyerahkan santunan kematian kepada ahli waris dua penerima insentif imam masjid yang telah meninggal dunia, yakni Imam Masjid Nurul Hidayah, Kelurahan Kapuk, serta H. Muaz Djaelani Fadil, guru mengaji di Masjid Al Fudhola, Taman Kota, Kedaung Kali Angke. Santunan diserahkan langsung oleh Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cengkareng, Arwan Dwi Saputra, disaksikan Ketua DMI Provinsi DKI Jakarta dan seluruh peserta yang hadir.

Sementara itu, LAZIS DMI DKI Jakarta memaparkan program pemberdayaan umat melalui gerakan infak menggunakan kencleng dan kupon LAZIS. Program tersebut diharapkan dapat bersinergi dengan pemberian insentif bagi imam, marbot, dan guru mengaji di wilayah DKI Jakarta.

Tingginya antusiasme peserta membuat panitia harus menambah sekitar 200 paket konsumsi berupa makanan ringan dan nasi kotak untuk memenuhi kebutuhan selama kegiatan berlangsung.

Acara berlangsung dengan lancar dan hikmad, kemudian ditutup dengan foto bersama.

Pewarta : Mawi

0 Komentar